Friday, 29 April 2016

Macam-macam Perbuatan Syirik Yang Harus Dihindari

Syirik kepada Allah merupakan dosa paling besar dan tidak akan diampuni oleh Allah SWT. Perbuatan syirik akan merusak dan akan menghilangkan semua amal yang pernah dilakukannya. Ada jenis syirik yaitu syirik besar dan syirik kecil.

Contoh Perbuatan Syirik :

  • Menyembah kepada selain Allah
  • Meminta kepada selain Allah SWT misalnya meminta kepada malaikat dan Nabi Muhammad Saw
  • Minta syafaat kepada kyai atau kepada orang yang sudah meninggal
  • Minta rezeki, keselamatan dan lain-lain di kuburan (termasuk di kuburan Rosulullah saw)
  • Memasang jimat, susuk, percaya zodiac, mendatangi peramal, pergi ke dukun, sesajen
  • Riya' yaitu pamer dan ingin dipuji oleh manusia, misalnya sholat dan mengaji yang tujuannya agar dipuji oleh teman atau manusia yang melihatnya.
  • Bersumpah selain nama Allah SWT contohnya : Demi Kehormatanku, Demi Cintaku Padamu, Demi Waktu dan lain-lain.
  • Mengganggap sial, contoh jika seorang akan bepergian maka dia melepaskan seekor burung dan mengamatinya. Jika burung tersebut terbang ke arah kanan, maka dianggap pertanda baik, sehingga orang tersebut melaksanakan niatnya untuk bepergian, begitu pula sebaliknya.
  • Tamimah (jimat) adalah benda yang digantungkan atau dikalungkan pada anak kecil atau jimat yang digantungkan didalam rumah atau yang sejenisnya, yang digunakan untuk melindunginya dari bencana, baik untuk mengangkat bencana atau menolak bencana.
  • Menyekutukan Allah dan mahluknya, contoh saya sembuh karena pertolongan Allah dan berkat pertolongan si fulan


Sebagai pengikut Rosulullah Saw, hendaknya kita harus berhati-hati dengan perbuatan sehari-hari dan menjauh dari perbuatan yang menimbulkan syirik kepada Allah SWT.

Sumber: Macam-macam Perbuatan Syirik Yang Harus Dihindari

Tentang LGBT oleh Imam Shamsi Ali di New York

Ada satu argumen yang seringkali dilemparkan oleh pendukung atau pembela kaum Luth. Bahwa kecenderungan menjadi homo atau lesbi memang disebabkan oleh genetik sejak lahir. Itu di satu sisi.

Di sisi lain, mereka menyebutkan bahwa kecenderungan homo atau lesbi itu bukan penyakit, dan bukan pula karena pengaruh lingkungan (pergaulan). Tapi lebih kepada "variasi preferensi seksual" manusia.

Saya akan mencoba merespon kepada kedua argumentasi tersebut. Tentu tanpa tendensi menghakimi orang lain. Toh dalam dunia yang terbangun di atas keterbukaan, khususnya informasi, perebedaan ide, pendapat, bahkan pilihan iman, adalah lumrah.

Lingkungan vs preferensi seksual

Saya memulai dari argumentasi yang mengatakan bahwa kecenderungan homo dan lesbi bukan penyelewengan seksual yang diakibatkan oleh salah satunya lingkungan dan/atau pergaulan. Tapi lebih kepada variasi preferensi seksual.

Saya tidak memahami istilah variasi preferensi seksual itu, jika memang terbawa lahir. Sebab baik kata "variasi" ataupun "preferensi" bernuansa "pilihan" dan bukan bawaan.

Artinya istilah "variasi preferensi seksual" yang diyakini sebagai alami terbawa sejak lahir adalah sangat aneh. Saya tidak membawa lahir untuk menyukai "coto Mangkasara". Tapi karena saya lahir di daerah Sul-Sel maka saya menjadikannya sebagai "preferred" (preference) makanan saya.

Oleh karenanya jika kecenderungan homo dan lesbi itu karena variasi preferensi seksual maka itu bukan hal yang terbawa lahir. Tapi lebih kepada ditumbuhkan oleh suasana sekitar, lingkungan atau pergaulan.

Saya masih teringat ketika pertama kali saya membeli durian di New York. Saya makan durian itu di depan teman Amerika. Dia hampir muntah karena tidak tahan dengan baunya. Saya membujuk agar menutup hidung mencobanya. Singkat cerita teman itu kini doyan durian.

Saya bisa mengakatakan bahwa dia telah menjadikan durian sebagai variasi preferensi tastenya. Dan itu karena lingkungan pergaulannya dengan orang-orang Asia.

Maka argumentasi yang mengatakan bahwa kecenderungan homo dan lesbi itu bawaan dan variasi preferensi seksual dan bukan penularan adalah argumentasi yang self contradictory (bertolak belakang).

Bayangkan di kota New York, di akhir pekan di bagian bawah Manhattan ada tempat yang disebut East dan West village. Ribuan mereka yang mengaku gay (pria wanita) menjalani akhir pekan mereka.



Dari sekitar 8 juta penduduk kota New York, masuk akalkah ribuan di antaranya terlahir dalam keadaan demikian? Kenapa mereka semakin bertambah setelah pergaulan itu dinyatakan lumrah atau bahkan menjadi HAM dan kebebasan?

Jawabannya karena pergaulan itulah yang ditopang oleh rasa ketidak puasan dalam hidup menjadikannya berkembang pesat.

Untreated (tidak tersembuhkan)

Betulkah kecenderungan homo dan lesbi tidak dapat dirubah? Betulkah jika upaya pengobatam atau penyembuhan itu adalah sia-sia?

Saya ingin menyebutkan dua kasus bagaimana seorang pria sejati berubah menjadi gay. Dan seorang yang pernah mengaku gay berubah menjadi seorang suami dan ayah.

Mungkin banyak yang kenal Jim Mcgreevey, mantan gubernur New Jersey di AS. Setelah bertahun-tahun menjadi seorang politisi sukses, seorang suami yang ideal dengan tiga anak, tiba-tiba mengumumkan jika dirinya adalah seorang gay.

Setelah diteliti secara dekat oleh beberapa kolega di New Jersey ternyata perubahan suami dan ayah tiga putri yang cantik-cantik itu disebabkan oleh pergaulannya dengan salah seorang asistennya yang juga gay.

Dengan demikian Jim berubah preferensi seksualnya ketika sering bergaul dengan seorang gay. Mungkin terbiasa di bawah ke dunia itu dan mengalami pengalaman baru dalam suasana ketidak puasan hidup. Diapun harus mengakhiri karirnya sebagai politisi yang briliant.

Cerita lain adalah murid saya sendiri. Cerita ini bukan baru karena sering saya ceritakan di mana-mana.

Beberapa tahun lalu saya ditelpon oleh seorang sopir limo di kota New York. Menurutnya ada pelanggang mobil dia yang ingin belajar Islam. Saya meminta dia agar datang ke masjid.

Di suatu hari datangkah orang itu. Orang putih tinggi besar dan bertatto. Setelah duduk saya tanya kenapa mau belajar Islam? Dia mengatakan karena dia ingin jalan hidup yang menuntunnya dalam 24 jam 7 hari.

Dia beragama Budha saat itu. Walaupun lahir Katolik, lalu pindah Protestan, dan akhirnya masuk Budha. Bahkan ketika datang ke saya dia berpakaian biksu untuk tujuan menghargai saya sebagai Imam.

Singkat cerita saya menjelaskan bagaimana Islam menuntun hidup manusia dalam 24 jam sehari semalam.

Baru beberapa menit dia memotong saya dan bertanya: apakah benar saya bisa diterima sebagai Muslim?

Saya jawab: semua manusia dirangkul oleh Islam dan semua memiliki peluang yang sama untuk menjadi yang terbaik.

Saya kemudian lanjut menjelaskan tuntunan Islam. Tapi dia memotong saya lagi: are you sure I can be accepted in Islam?

Karena terkejut saya tanya: kenapa bertanya demikian?

"Because I am a gay" jawabnya jujur.

Saya lali bertanya kepadanya: sejak kapan anda merasakan seperti itu? Apakah sejak kecil?

Dia diam sejenak lalu mengatakan: tidak. Saya gay baru ketika memulai bisnis saya.

Apa bisnis anda? Tanya saya...Ternyata dia adalah event organizer dalam bidang fashion show. Pergaulannya di dunia model yang menjadikannya memiliki kecenderungan seperti itu.

Singkat cerita saya katakan: menjadi Muslim bukan sekedar pindah agama. Tapi mau melakukan perubahan. Dan anda pernah berubah. Maukah anda berubah?

Dia jawab dengan tegas: Yes, I will.

Alhamdulillah setelah masuk Islam, dua bulan kemudian di bulan Ramadan dia menelpon saya memberitahu kalau dia puasa dan merasakan ketenangan.

Setahun kemudian di musim haji saya kembali mendapat telpon menyampaikan kalau dia lagi di Maroko untuk melamar calon isterinya. Dia rupanya diam-diam mencari jodoh lewat biro jodoh di internet.

Alhamdulillah, teman kita ini sudah berkeluarga dan berbahagia.

Penutup.

Tidak ada di dunia ini yang tidak bisa berubah. Apalagi itu adalah bagian dari preferensi gaya hidup. Saya memang kurang mengerti dengan mereka yang membela homo dan lesbi. Di satu sisi meninggikan "kemampuan manusia untuk menentukan pilihan". Tapi di sisi lain mereka berargumen seolah kaum homo dan lesbi itu tunduk patuh pada ketentuan lahir.

Di dunia ini memang banyak paradoks!

Artikel ini pertama kali di post di Tentang LGBT oleh Imam Shamsi Ali di New York


Istri Sembuh Setelah Meninggalkan Senam Pernafasaan Tenaga Dalam


Entah Kebetulan atau kebeneran atau apapun namanya, istri saya memiliki sertifikat senam pernapasan terkenal, sertifikat itu dikeluarkan tahun 2006, merupakan sertifikat kenaikan tingkat, pada saat ujian (saya tidak tahu namanya) besi dragon patah setelah 3x diadu dengan pahanya.

Tahun 2007s/d 2008, hampir teman dan tetangga menyampaikan bahwa wajah nyonya terlihat tua, kurus, seperti nenek-nenek lah. padahal usianya baru 26 tahun. Masalah Fisik sbb: Sering Masuk Angin (jawa), seminggu bisa 2-3x masuk angin. Sering kali dia bermimpi seram, ketemu kuntilanak, binatang (Ular), naik gunung dan banyak lagi. Sering juga mencium bau tidak sedap, sering kesel, emosi gampang naik kepada suami juga kepada anak. Padahal secara ibadah dhohir, termasuk rajin, bahkan sering terlihat membaca Quran.

Tahun 2008, Saat masuk angin saya memijit bagian jempol kaki, ternyata itu merupakan awal Nyonya sering kesurupan, saat masuk angin tersebut saya memijit jempol kaki dan tiba-tiba suara berubah berteriak dan menjadi awal perjalanan cukup panjang selama 6 tahun lebih, mencari akar masalah mengapa nyona jadi sensitif????? (gambang kesurupan).

2 tahun 2008 - 2010 (sudah 18 paranormal) pengobatan alternatif membantu mereka datang ke rumah berdasarkan referensi dari tetangga, teman, karena merasa kasihan seakan masalah tak ketemu ujungnya. Awal 2010 saya menghentikan pencarian itu dan mulai dengan Ruqyah dirumah, (belajar dari tips, trik, baca pengalaman dari komunitas), menjadi acuan saya bersama nyonya dalam memerangi kesyirikan tersembunyi.

Puluhan X, saat pembacaan quran terjadi interaksi yang menurut saya aneh. Mulut nyonya bersuara, namun bukan suaranya.

Yang menarik untuk saya share sebagai pengetahuan sbb:
Ketika interaksi terjadi, saya bertanya, siapa? tidak dijawab, masuk melalui apa?, dijawab lubang, saya tanya lubang apa? dijawab hidung, saat kapan?, saat ikut senam pernapasan dia merasa terpanggil untuk masuk. Apa yang di lakukan di dalam setelah masuk?, dijawab membuka pintu-pintu syetan di hati. Pintu apa saja yang dibuka? Pintu kesedihan, Pintu Ketakutan, Pintu Kekhawatiran dan beberapa pintu saya lupa.

Rupanya tidak cuma 1 yang bicara, pada lain sesi ruqyah mandiri juga berinteraksi dengan jawaban yang berbeda. Sbb: Siapa? tidak di jawab, dari mana? dijawab dari daerah asal istri, berapa temannya? di jawab 3, kapan masuk? dijawab: kami menunggu waktu selama 6 tahun menunggu bisa  masuk kedalam istrimu, dan setelah pintu syetan dihati terbuka, kami baru bisa masuk. Untuk tujuan apa? merusak rumah tanggamu, apakah kalian suruhan? dijawab iya. Lantas apa yang kalian lakukan didalam? membisikkan kata CINTA di hati istrimu. Apakah kalian bisa? dijawab tidak? mengapa tidak bisa? dijawab sebab kamu dan istrimu sering berdoa, apakah itu menyakitimu? dijawab iya, lantas mengapa tidak segera keluar?, dijawab takut.

Paragraph di atas sering kali terjadi juga bisa puluhan kali, dan ketika terdesak dia saya minta pulang saja, dia minta upah atau kematian saya. Dan saya katakan saya hanya berlindung kepada Kekuasaan Alloh.

Semenjak Bulan Puasa tahun 2014, Nyonya, sudah agak jarang kesurupan/masuk angin, sebulan kadang 1x kadang juga tidak sama sekali. Artinya saya menganggapnya sehat. Namun:

Oktober 2014, menurut perasaan nyonya, sehat, aktivitas juga sehat, hanya saja, setiap menjelang wudhu, sering terlihat pileg, tidak ada yang aneh dalam dirinya seperti beberapa waktu lalu. Namun beda dengan saya, bahwasanya ada baiknya kita beristighfar dengan sungguh-sungguh, feeling saya, ada yg tidak beres di pean Ma!.

Malam Minggu, selepas Magrib, kami baca quran sampe Isya', setelah itu ngobrol, dan saya mencoba mengajak istri bertobat dengan bahasa sederhana namun menembus hati dan jiwa. Bahasanya sbb: "Ya Alloh, Ampuni dosa2ku, Dosa Kedua Ortuku, Dosa Suami/Istriku, Dosa anak-anakku, Dosa Saudara2ku, dan dosa teman-temanku. Tunjukkanlah jalanmu yang lurus" Doa itu diulang setelah syahadat sholawat dan doa-doa perlindungan.

10 menit kemudian kesadaran istri berubah tinggal 50% kira2. Saya membacakan AL-Kafirun agak lama 15 menitan, yonya merasa leher sakit, gondog. Kemudian saya merenung sejenak, kok sakit dileher, tiba-tiba mulut saya meluncur kalimat ini: "APA YANG MASIH TERSIMPAN SEHUBUNGAN DENGAN SENAM ........... (senam pernapasan terkenal) dulu?"

Tak disangka, reaksinya, ketakutan, gemetar, dan seakan sulit menjawab, hingga ada lebih dari 15 menit keluar jawaban di laci.

Saya mengambil laci yg berisi dokumen keluarga dan menemukan sebuah sertifikat senam tahun 2006 dan kemudian singkat kata meminta ijin membakar sertifikat itu, setelah diawali dengan doa-doa perlindungan.

Lemas, kemudian tidur.

Hari-hari selanjutnya, dijalani dengan biasa. Akhir desember 2014 kemarin ngobrol, kejadian malam pembakaran sertifikat, dan saya tercengang mendengar pengakuannya.

Ketika ditanyakan tentang simpanan terjadi perang bathin luar biasa. "Sisi baik berkata, Ya Alloh, jika memang itu menjadi penghalang kesembuhan saya, maka kuatkan iman dan berikan keikhlasan suamiku menemukannya", sementara sisi lain lagi, berkata sbb: "Apa hubungannya sertifikat dengan sakitmu, kejar suamimu ke atas, dan katakan "Apa artinya sebuah sertifikat, nggak nyambung sama sakitmu" Namun saat saya terlihat membawa laci, katanya nyonya merasa lemah seluruh badannya dan Pasrah.

Bagaimana rasa/fikiran/Emosimu sekarang? nyonya menjawab, rileks, jauh berbeda, saya tidak ada lagi emosi, atau mimpi atau yang aneh-aneh.

Pelajaran yang bisa diambil adalah: Hati-hati saudaraku, sayapun tidak pernah menyangka bahwa sertifikat menjadi sebuah ikatan/alasan gangguan yang seakan sulit untuk dipercaya bahwa bisa jadi dengan wujud sertifikat tadi menjadi ikatan bahwa sadar atau tidak sadar merupakan anggota group pernapasan itu.

Kemudian bagi mereka yang tidak yakin bahwasanya dengan tenaga dalam dlsb tadi bisa merupakan kesyirikan tersembunyi, cobalah rilex sejenak dan kemudian memohonlah petunjuk yang Maha Kuasa dengan doa ini:

"Ya Alloh, saya dengan tulus hati memohon pertolonganmu untuk menyerahkan kembali semua milik-Mu yang engkau Anugerahkan kepadaku berupa Hati, Jiwa, Raga, dan Nikmatmu, saya serahkan kembali dalam penjagaanMu" Kemudian cobalah, mengatakan dengan setulus hati: Selain kekuatan Alloh adalah lemah, selain pertolongan Alloh adalah lemah, dan seluruh makhluk Ciptaan Alloh itu lemah, hanya Alloh yang Maha Kuat.

Ucapkan kalimat itu (itu hanya contoh redaksinya) intinya menyerah secara totalitas kepada Pemilik Dunia ini. Rasakan apa yang bergejolak dalam dada?

Deg-degan, panas, keringat dingin meluncur? atau terjadi perang batin, masih ada kekuatan lain? merasa kuat, merasa lebih merasa bisa?

Bacalah ayat-ayat ruqyah dengan hati dan jiwa, maka Insya Alloh kita akan diberikan petunjuk dan ketentraman hati.

Semoga tulisan ini bermanfaat.

saya senang sekali jika ada saudara teman yang ingin berbagi secara pribadi. Silakan email ke tri.brosur@gmail.com

Artikel ini diambil dari pengalaman mas tri yang berbagi pengalaman di Quranic Healing

SENAM PERNAPASAN TENAGA DALAM DI ISLAM

Sudah terlalu banyak praktisi tenaga dalam yang ketika diruqyah ternyata
ada khodam jin dalam diri mereka sebagai akibat dari mereka melatih
senam pernapasan tenaga dalam. Pada pembahasan kali ini saya akan
membahas tuntas hakikat tenaga dalam berdasarkan pengalaman saya selama
dahulu mempelajarinya dan tinjauan syar’i dari sisi syari’at untuk
membongkar habis penyimpangan dan kesesatan tenaga dalam. Berikut ini
pembahasannya


Pembahasan
Ada berbagai macam teori yang dibuat agar tenaga dalam dapat diterima
pada berbagai lapisan masyarakat. Selama saya dahulu mendalami senam
pernapasan tenaga dalam ada dua konsep teori yang melingkupi tenaga
dalam. Pertama para praktisi tenaga dalam mencoba menghalalkan senam
pernapasan tenaga dalam dengan mengilmiahkan konsep tenaga dalam, hal
ini dilakukan agar bisa membujuk masyarakat yang cukup terpelajar agar
mau ikut perguruan mereka. Kedua  dengan cara mengkultuskan tenaga dalam
yang dikaitkan dengan alam ghoib, hal ini dilakukan agar masyarakat yang
masih suka dengan hal-hal yang berbau klenik dan bernuansa supranatural.
Penjabarannya adalah sebagai berikut:


a. Mengilmiahkan Tenaga Dalam.
Pertama : Tenaga dalam berasal dari Impuls listrik dihasilkan oleh ATP
(/adenosine triphosphate/) sebagai senyawa yang menyimpan energi tubuh,
yang terjadi akibat pembakaran oksigen dalam tubuh. Dalam sel, energi
digunakan untuk mensintesis molekul baru, kontraksi otot, konduksi
saraf, menghasilkan radiasi energi yang menghasilkan pancaran
sinar. Medan listrik dapat diperbesar hingga menghasilkan energi listrik
tubuh (bioelektris) bila elektron bergerak lebih cepat secara
teratur. Energi atau tenaga dalam inilah yang diolah dan dikembangkan
para ahli olah prana untuk menyembuhkan penyakit. "Segala yang ada di
alam semesta merupakan manifestasi energi, seperti gravitasi, dan
gelombang magnet, serta energi matahari, "

Kedua : Tenaga dalam adalah tenaga dari energi biolistrik tubuh yang
diolah dengan senam pernapasan tenaga dalam hingga voltase biolistrik
tubuh meningkat lebih besar dari normal. Setiap listrik akan menghasilkan
medan listrik yang cukup besar begitu juga dengan biolistrik tubuh akan
menghasilkan medan listrik yang besar jika distimulir dengan menyedot
napas dan terus ditahan di dada atau perut maka medan biolistrik akan
membesar.

Dari kedua teori yang hampir sama konsepnya ini dalam penggunaan tenaga
dalam dikatakan orang yang beremosi tinggi maka voltase biolisrtiknya
akan naik dan berarti medan biolistriknya memancar lebih besar dari
biasa. Sesuai dengan hukum alam, listrik yang bermuatan sejenis akan
saling tolak-menolak. Begitu juga dengan biolistrik manusia, bila
dikontakkan akan saling tolak-menolak, maka dengan niat dan konsentrasi
kita bisa mementalkan orang yang emosi tersebut dengan medan biolistrik
kita yang lebih besar dari orang tersebut karena sudah kita latih.


b. Mengkultuskan Tenaga Dalam Sebagai Ilmu Karomah Keghoiban.
Biasanya pengkultusan tenaga dalam sebagai ilmu karomah keghoiban
ditujukan bagi orang-orang yang memiliki keyakinan yang kuat dengan
hal-hal yang bersifat keghoiban dan ditujukan bagi masyarakat yang
mempercayai klenik. Seperti jika dia beragama Islam dikatakan tenaga
dalam berasal dari karomah kekuatan ayat, tenaga dalam berasal dari
penyerapan energi wali songo, tenaga dalam berasal dari kekuatan khodam.
Jika beragama lain seperti Hindu, Budha atau Taoisme, tenaga dalam
berasal dari energi dewa atau Budha, tenaga dalam berasal dari kekuatan
puja mantra pada dewa-dewi, tenaga dalam berasal dari energi prana, chi
, ki yang dihisap dan dikumpulkan ke tantien atau cakra solar pleksus,
tenaga dalam berasal dari cosmik negatif cakra dasar dan cosmik positif
cakra mahkota, tenaga dalam berasal dari energi kundalini.

Tetapi terkadang perguruan tenaga dalam menggunakan dua macam pendekatan
sekaligus untuk dapat menarik minat seluruh anggota masyarakat dari
berbagai macam tingkat strata kehidupan atau pun dari berbagai macam
religi dan kepercayaan agar dapat masuk menjadi anggota perguruan.

Selanjutnya perguruan senam pernapasan tenaga dalam terbagi dua aliran
pertama yang bernafaskan keagamaan yang bersifat ekslusif hanya agama
dan kepercayaan tertentu yang dapat menjadi anggotanya dan yang berbasis
senam dan olah nafas saja tanpa ada unsur ekslusifisme agama didalamnya
hingga semua agama masuk menjadi anggota perguruan. Penjabarannya adalah :

Pertama: Perguruan senam pernapasan tenaga dalam yang berbasis agama
biasanya menggunakan kewajiban ritual keagamaan sebelum dan pada saat
latihan tenaga dalam. Contohnya Jika perguruan tenaga dalam berbasis
agama Islam mewajibkan anggotanya menggunakan bacaan amalan, wirid,
puasa selama memperdalam tenaga dalam. Jika perguruan tenaga dalam
berbasis agama Hindu, Budha atau Taoisme maka menggunakan puja mantra
pada dewa-dewi atau Budha, membakar hio dan lain sebagainya.

Kedua :  Perguruan tenaga dalam yang membolehkan semua lapisan
anggota masyarakat untuk ikut masuk menjadi anggota perguruan, yang
dalam pelaksanaan latihannya boleh menggabungkan dengan ritual agama
yang diyakininya.

Ada macam-macam orientasi atau tujuan Perguruan tenaga dalam mengajarkan
senam pernapasan tenaga dalam yang akan saya jelaskan sebagai berikut:
1. Berorientasi penyebaran ajaran agama atau kepercayaan tertentu.
2. Mengajarkan anggotanya tekhnik-tekhnik tenaga dalam untuk
perlindungan diri, untuk kesehatan tubuh baik secara fisik, psikis
ataupun  spiritual.
3. Mempererat tali persaudaraan.
4. Bertujuan bisnis semata hingga terkadang merugikan anggotanya
dengan dibebani persyaratan yang memberatkan dari segi finansial dan
lain sebagainya.

Ada pertanyaan yang mesti dijawab mengenai tenaga dalam yang sering
ditanyakan halayak ramai. Apakah tenaga dalam itu benar-benar ada?Apakah
tenaga dalam itu murni olah tubuh atau ada unsur makhluk halus
didalamnya?Apakah tenaga dalam itu bisa membuat kita sehat baik secara
fisik adan psikis?Apakah tenaga dalam membuat kita bisa semakin tinggi
tingkat spiritualitas kita?Sesuaikah senam pernapasan tenaga dalam itu
dengan syari’at Islam?

TANAGA DALAM, ANTI SERANGAN

Berikut ini adalah penjelasan mengenai hakikat sebenarnya senam pernapasan tenaga dalam dengan berbagai macam aliran didalamnya :

Kita jangan tertipu dengan istilah tenaga dalam yang terkadang rancu
penjabarannya. Jika ‘tenaga dalam’ dari hasil pembakaran zat-zat makanan
dalam tubuh hingga menjadi energi untuk kekuatan dan kelangsungan
kesehatan tubuh itu bisa kita terima karena pengistilahan ‘tenaga dalam’
itu adalah energi yang didapat dari zat-zat makanan yang kita makan
tanpa ada unsur metafisika. Akan tetapi jika tenaga dalam yang bisa
memantalkan orang, bisa membuat kebal, bisa, meringankan tubuh, bisa
menyakiti orang lain lewat gerak dan fungsi jurus yang telah kita latih
tentu berbeda sangat jauh dan janganlah disamakan dengan ‘tenaga dalam’
dari hasil “pembakaran” zat-zat makanan.

Juga tenaga dalam dari energi listrik tubuh, memang benar jika tubuh kita
mempunyai impuls-impuls listrik, sebab dengan impuls-impuls listriklah
syaraf-syaraf simpatetik, parasimpatetik atau syaraf neurotransmiter
dapat bekerja dengan baik untuk menyampaikan pesan dari tubuh ke otak
dan kebalikannya. Tetapi jika hendak diejawantahkan dengan senam
pernapasan tenaga dalam bisa membesarkan energi listrik tubuh hingga
bisa menjadi tenaga dalam  terlalu mengada ada dan terlalu mencari
pembenaran saja. Sebab seluruh kerja sistem fisiologis dalam tubuh dengan
tatanan didalamnya sudah dalam sunnatullah berada pada
keseimbangan. Sistem kerja impuls listrik atau syaraf tubuh manusia tidak
bisa direkayasa lagi dan sama sekali tidak ada penelitian ilmiah yang
bisa membuktikan listrik tubuh bisa direkayasa untuk mementalkan
seseorang kecuali hanya menduga-duga dalam mencari pembenaran saja.
Dalam setiap aliran tenaga dalam jika kita teliti mempunyai gerakan
dasar yang sama dan terbagi dalam 10 jurus walaupun dalam sepuluh jurus
itu bisa digabung dan dijadikan jurus baru. Jadi dapat disimpulkan senam
pernapasan tenaga dalam mempunyai asal usul yang sama walaupun dalam
setiap aliran tenaga dalam mengklaim sumber ajaran tenaga dalamnya
berbeda-beda dan saling mengunggulkan setiap alirannya masing-masing.

OLAH RAGA, LATIHAN SN (senam pernapasan tenaga dalam)

Syubhat tenaga dalam
Setelah masuk dan berlatih senam pernapasan tenaga dalam banyak yang
mengatakan bahwa dengan pernapasan tenaga dalam tubuh menjadi
sehat, secara psikis menjadi lebih tenang dan lebih dekat pada Tuhan.
Bisa saya jelaskan bahwa sesungguhnya penyakit merupakan dampak dari
adanya ketidakseimbangan tiga unsur dalam tubuh yaitu fisik, pikiran,
dan jiwa. Faktor penyebabnya bisa berasal dari dalam diri sendiri atau
unsur luar yang masuk kedalam tubuh. Virus dan bakteri sebagai salah
satu faktor dari luar dapat mengganggu keseimbangan unsur tubuh.
Dengan berlatih senam yang menggunakan olah pernapasan tubuh kita memang
menjadi sehat karena mematikan unsur negatif seperti virus dan bakteri,
menetralkan zat kimia dalam tumbuh, serta membantu memperlancar suplai
oksigen ke sel saraf sehingga sel dapat berfungsi semestinya. Sel syaraf
yang sehat berperan penting dalam mengaktifkan organ dan sel tubuh
lainnya, dengan tubuh yang sehat maka kita akan bisa berfikir dengan
jernih, dengan berkumpulnya dengan anggota masyarakat lain tentunya
secara psikis juga kita lebih sehat karena bisa bersosialisasi dengan
baik dengan anggota masyarakat yang sama-sama ikut senam pernapasan.
Tetapi kami garis bawahi bahwa semua senam pernapasan itu sangat luas
pengertiannya seperti kita joging atau lari pagi , senam kesegaran
jasmani, senam jantung sehat, jalan santai dengan menggerak-gerakkan
tubuh lalu menarik nafas dalam-dalam lalu mengeluarkannya pelan-pelan
tentu menyehatkan.

Akan tetapi senam pernapasan /”tenaga dalam” yang umumnya dipahami oleh
sebagian besar manusia, tenaga dalam itu sebuah kekuatan ghoib (bisa
mementalkan orang dari jarak jauh, bisa melihat tembus, melihat alam
ghoib, melihat masa lalu dan masa depan, bisa menyakiti/mempengaruhi
jiwa orang lain dari jarak jauh dll) yang muncul pada manusia apabila
seseorang itu melakukan laku-laku tertentu (melatih jurus tenaga dalam
dengan niat mendapatkan kekuatan ghoib) juga mantra-mantra tertentu yang
bid’ah tidak ada tuntunannya dari Rasulullah.

Maka kekuatan ghoib yang muncul ini adalah yang berasal dari syetan.
Seandainya bentuk kekuatan ghoib tersebut bisa dipelajari, dilatih dan
sebagainya tentu amat berguna untuk membela kebenaran tentunya sudah
dilakukan dan dicontohkan oleh Rasulullah dan diajarkan kepada para
shahabat. Namun sebagaimana dijelaskan oleh Ibnu hajar sesuatu kemampuan
ghoib bila bisa dipelajari maka ini adalah perbuatan sihir dan setan
masuk sebagai sumber kekuatannya.

Adapun jika seseorang tersebut mempunyai kekuatan luar biasa pada
dirinya tanpa dia sadari tanpa dia pelajari datang dari Allah Ta’ala
tidak menuruti kehendaknya, tetapi karena kehandak Allah sebab karena
keshalehan dia, karena banyaknya dia beribadah maka kekuatan itu disebut
karomah/maunah.

Intinya apabila kekuatan tenaga dalam yang bersifat metafisik (seperti
bisa mementalkan orang dari jarak jauh, bisa mempengaruhi alam pikiran
orang lain dengan gerak jurus tertentu, bisa menyakiti seseorang secara
ghoib, menerbangkan benda-benda dll) maka itu adalah perbuatan atas
bantuan syetan. Sebab kekuatan gahib tsb yang dipelajari maka itu
dinamakan sihir sebagaimana yang dijelaskan Ibnu Hajar didalam Fathul Bari.

Ilmu putih sebenarnya sama dengan ilmu hitam yang ada namun dibumbui
dengan ayat-ayat suci Al-Qur’an atau dengan kewajiban-kewajiban
tertentu, bisa dicontohkan ilmu putih untuk kebal menggunakan shalawat
nabi, katanya jika kita shalawat sekian kali maka akan kebal. Pernah
juga ditanyakan pada guru orang tsb bagaimana jika orang tersebut tidak
shalat, jawab guru tsb tidak apa-apa tidak shalat yang penting jangan
lupa shalawatnya. Ini adalah sangat aneh, bagaimana sesorang itu
memiliki ilmu kebal yang dianggap sebagai ilmu putih tetapi dia boleh
tidak shalat yang penting shalawatnya tidak lupa. Maka istilah ilmu
putih itu menipu dan hendaklah kita jangan tertipu.

Ada beberapa perguruan kungfu yang “ga aneh2″ memakai tekhnik pernapasan
murni untuk kekuatan pukulan atau ketahanan tubuh. Jika kita memukul
dalam ilmu beladiri tentu menggunakan hembusan nafas ketika memukul atau
menendang dengan keras dan hembusan nafas ini memakai tekhnik tertentu
yang khusus juga agar nafasnya selaras dengan pukulan dan tendangan agar
hasilnya baik.

Untuk ketahanan tubuh menerima pukulan dan tendangan tentu kita
mengeraskan bagian tubuh tertentu disertai isarah tekhnik nafas tertentu
agar perut atau bagian tubuh lainnya tidak cedera.

Dalam tekhnik meringankan tubuh (dalam hal ini bukannya untuk terbang ya
melainkan untuk keseimbangan tubuh) tentu memerlukan tekhnik pernapasan
agar menyelaraskan tubuh hingga bisa seimbang ketika melakukan atraksi
keseimbangan tubuh (berjalan diatas tali, melompati rintangan, tekhnik
melentingkan tubuh dll)

Bahkan tentunya Rasulullah memerlukan latihan pernapasan untuk bisa
menghujamkan pedang, atau memanah atau juga bergulat sebab jika tidak
punya tekhnik pernapasan khusus maka tidak akan sempurna hasilnya.
Nafas tidak bisa dipisahkan dari makhluk hidup dengan bisa
memanfaatkan/mengolah nafas dengan baik maka akan tercipta kesehatan dan
kekuatan. namun sekali lagi bersifat fisik, adapun jika sudah wilayah
Ghoib (melihat jin, melihat alam ghoib dll) maka akan masuk dalam
rambu-rambu syari’ah.



Hukum Tenaga Dalam
Hukum tenaga dalam, jika mengatas namakan Islam (biasanya dicampur
dengan dzikir-dzikir asma Allah) maka haram. Kalau mereka menyatakan
bahwa apa yang mereka lakukan adalah untuk beribadah kepada Allah, maka
kita katakan bahwa ini adalah bid’ah sebab kenapa harus menggunakan tata
cara dan gerakan-gerakan khusus yang tidak pernah diajarkan oleh Allah
dan Rasulullah.

Dan tidak ada dalil sama sekali bahwa dengan bacaan-bacaan dan
gerakan-gerakan khusus yang mereka lakukan bisa menghasilkan kesaktian.
Kalau mereka mengatakan tujuan mereka untuk beribadah dan untuk
memperoleh kekuatan, maka kita katakan bahwa mereka telah melakukan
kesyirikan sebab niat ibadah mereka selain untuk Allah juga untuk hal
yang lain.

Selain itu praktek-praktek tenaga dalam yang ada menyelisihi syari’at
diantaranya adalah:

1. Latihannya harus menggunakan emosi, padahal Rasulullah telah melarang
seseorang untuk emosi karena dengan emosi syaitan bisa menguasai mereka
yang sedang marah, beliau bersabda :“Janganlah engkau marah”, Rasulullah
mengulanginya beberapa kali “Janganlah engkau marah”. Rahasia mereka
(yang latihan tenaga dalam) harus marah sebab dengan marah tersebut
syaithan bisa masuk dalam tubuh musuhnya sehingga bisa dipengaruhi jurus
tenaga dalam dan bukannya karena listrik tubuh, energi yang dipancarkan
dan alasan-alasan lainnya.

Sebagaimana sabda Rasulullah:
“Sesungguhnya syaithon mengalir dalam tubuh manusia sebagaimana aliran darah. ”
(Riwayat Bukhori).

Hal ini diperkuat oleh pernyataan para praktisi tenaga dalam bahwa jurus
akan berfungsi penuh dan sempurna jika lawan dalam keadaan emosi. Jadi
bukanlah karena energi tenaga dalam musuh yang dalam keadaan emosi dapat
ditaklukkan dengan fungsi jurus-jurus tertentu tetapi khodam jurus
itulah yang langsung merasuk kedalam tubuh lawannya yang dalam keadaan
emosi menuju otaknya hingga lawannya bisa kita permainkan dengan fungsi
jurus tenaga dalam.

2. Ketika latihan, mereka sering tidak sadar, terutama ketika sedang
mempraktekkan jurus mereka biasanya ada pada jurus putar, atau pada saat
diharuskan emosi untuk praktek tenaga dalam. Hal ini sama saja dengan
sengaja membuat diri menjadi tidak sadar (alias mabuk), dan hal ini
tidak boleh dalam Islam, sebab Islam menganjurkan kita untuk senantiasa
menjaga akal kita sehingga bisa senantiasa berdzikir kepada Allah.

3. Kadang disertai dengan puasa mutih (tidak boleh makan kecuali yang
putih-putih), pati geni dan prosesi puasa bid’ah lainnya yang ini tidak
ada syari’atnya dalam Islam. Atau untuk menjaga ilmunya dia harus
menghindari pantangan-pantangan tertentu yang sebenarnya hal itu
dihalalkan baginya sebelum dia memiliki ilmu tenaga dalam tersebut. Dan
ini berarti mengharamkan yang dihalalkan Allah. “Janganlah engkau
mengharamkan sesuatu yang dihalalkan oleh Allah. “

Saya sudah menerima sangat banyak orang-orang yang mempunyai latar
belakang senam pernapasan tenaga dalam yang ingin bertobat dan
membersihkan dirinya dari syaitan yang setelah di Ruqyah ternyata ada
interfensi makhluk ghoib dalam perguruan tenaga dalam yang diikutinya
baik yang bereaksi secara frontal ataupun reaksi secara halus.

Maka tinggalkanlah senam pernapasan tenaga dalam karena dengan hanya
niat untuk kesehatan kita bisa terjerumus lebih dalam berbuat kesyirikan
sebab lebih besar mudharat dari pada kebaikannya. Walaupun ada perguruan
tenaga dalam yang mengiklankan dirinya hanya untuk kesehatan tetapi
tetap saja ada meditasi energi, penyaluran energi dan pasti ada diselingi
praktek-praktek atraksi tenaga dalam.

Masih banyak senam pernapasan lain seperti senam kesegaran jasmani, senam
jantung, joging, lari pagi, fitnes yang jauh lebih aman dari kesyirikan
jika niat kita belajar senam pernapasan hanya ingin sehat. Selain itu
saya mengharapkan kejujuran dari para praktisi tenaga dalam apakah anda
dalam atraksi benar-benar bisa merasakan mentalnya diri anda sewaktu uji
coba tenaga dalam atau sekedar sugesti dan ‘dirasa-rasa’ saja?

Jika ada alasan kita ingin berlatih tenaga dalam untuk melindungi diri
apakah anda tidak mengkaji lagi hadits-hadits Rasulullah tentang doa-doa
perlindungan dari segala mara bahaya yang jelas aman dari segi akidah
dibanding tenaga dalam yang dipenuhi kesyirikan.

Olah Nafas yang Syirik
Olah nafas dengan tujuan olahraga bisa menyehatkan. Misalnya pernafasan
saat pemanasan, laithan nafas untuk berenang dan sebagainya. Tapi kalau
kemudian olah raga ini sudah mengarah jadi pengobatan atau membuat
digdaya atau dengan harapan bisa menjatuhkan orang dari jarak jauh,
kepingin aneh, maka niat pelaku sudah salah. Pada saat yang sama, setan
punya peluang untuk melakukan infiltrasi.

Dari sisi medis, orang melakukan teknik pernafasan seperti tenaga dalam,
tarikan nafasnya berat dan dalam seperti orang sedang tidur. Dalam
hadist riwayat Thabrani disebutkan, saat kita tidur, biasanya terbentuk
uqod (simpul setan). Simpul ini membuat kita dikuasai setan. Simpul
pertama akan lepas, jika kita bangun membaca doa. Simpul berikutnya akan
lepas disaat kita selesai berwudlu. Simpul berikutnya terlepas setelah
kita shalat.

Tenaga dalam sederhananya ilmu ngeden (mengejan). Kalau mau cari aman
jauh dari subhat lebih baik olah raga biasa saja. Seperti saran
rasulullah SAW, berenang, memanah dan berkuda. Dua olah raga terakhir,
kini relatif mahal. Berenang atau olah raga berlari seperti sepak bola
bisa menjadi pilihan.

Sementara kalau kita telusuri ilmu pernafasan datanya dari Shaolin.
Mereka jelas bukan uswah (role model) kita. Kalau ilmu semacam itu hebat
dan diperbolehkan pasti dimasa rasulullah dipakai untuk membekali
pasukan perang Badar, dan pertempuran lain. Ternyata tidak. Yakinlah ini
hanya pengelabuan dari setan. Lebih baik pilih olah raga yang lebih
melatih olah fisik. Kalau ingin senam pilih yang biasa saja.

Olah raga ini mengambil media hawa (udara). Sementara jin (setan) hidup
diantara hawa yang ada. Mereka mudah masuk, olah raga seperti oleh
nafas, meditasi, yoga merupakan media sensitif dan efektif yang mereka
gunakan untuk masuk kedalam tubuh manusia.

Teknik bernafas dengan cara menahan dalam waktu tertentu, membuat orang
mudah di Infiltrasi oleh setan. Biasanya orang yang mengidap kolestrol
tinggi dan pernah terjatuh dimasa kecil sangat sensitif dirasuki jin
atau setan. Setelah masuk biasanya orang tersebut punya keanehan
tertentu. Diantaranya keanehan mempunyai kekuatan bioenergi. Mereka jadi
mampu mengobati orang dari jarak jauh, punya energi panas dan sensitif
dengan makhluk gaib.

Mengajak kembali orang kejalan kebenaran bukan hal yang mudah. Ini
persoalan hidayah. Kadang-kadang orang yang lama bergelut dalam dunia
semacam ini sering merasa benar. Seolah olah yang mereka miliki sesuatu
yang rasional. Apalagi guru-guru mereka, akan sulit jika diingatkan.
Mereka akan berhitung secara ekonomi. Akan dikemanakan pengikutnya yang
banyak. Mereka sering berdalih dengan alasan pengobatan dengan
pembuktian kesembuhan orang sakit. Hal ini sudah menjadi persoalan
aqidah, biasanya mereka yang mengikuti aktifitas dengan motivasi
kesehatan akan lebih mudah meninggalkan. Tapi kalau mereka yang ingin
aneh, biasanya sulit.

Orang semacam ini kalau ingin keluar dari dunianya harus di ruqyah.
Prosesnya agak perlahan dan lama. Selain juga harus ada motivasi dari
dalam dirinya. Azam (tekad kuat) untuk meninggalkan hal-hal aneh yang
selama ini dia nikmati. Selain juga di padukan dengan membiasakan diri
puasa sunah, membaca surat Al Baqoroh dan doa Al Ma’tsurat pagi dan petang.

Membaca surat dalam Al Qur’an bukan menjadi masalah jika tanpa diiringi
dengan motivasi ingin aneh. Misalnya membaca Al Fatihah karena ingin
mempunyai keanehan, maka setan yang masuk. Tapi bukan masalah, malah
berbuah pahala jika membaca Al Fatihah disaat sholat. Jadi sangat
bergantung pada niatnya.

Kalau ada tokoh mereka (Ilmu Pernafasan/TD/TM) yang menantang dengan
sombong untuk di Ruqyah demi membuktikan kebenaran ilmunya, itu pertanda
dia punya Khodam (jin Pengawal). Salah satu sifat setan adalah abaa was
takbaro (sombong dan merasa besar). Pola pikir orang tersebut jelas
dikuasai setan. Sedang ada kalanya saat di ruqyah jin nya tidak ada,
pergi. Karena ada tipe khodam yang sifatnya hanya mengikut. Tidak perlu
mauk kedalam tubuh seseorang. Dan khodam sangat bergantung kepada
pemiliknya, semakin pintar dia, khodam nya pun akan setara. Jadi kalau
posisi dia Guru ilmu tenaga dalam, bisa dipastikan khodamnya juga
pintar. Bisa jadi sangat jenius.

/Wallahua’lam. . . . . . . . /

Disusun oleh : Perdana Akhmad, S. Psi
Profil Blogger: https://www.blogger.com/profile/03581335736144375056
(Founder Quranic Healing Technique) (Judul Asli KUPAS TUNTAS SENAM PERNAPASAN TENAGA DALAM)
Artikel sumber: KUPAS TUNTAS SENAM PERNAPASAN TENAGA DALAM

Saturday, 23 April 2016

Islam & Tenaga Dalam

Aku membahas hal ini, karena sewaktu di angkutan aku mendengar ada orang membicarakan sebuah cabang ilmu pernafasan yang kebetulan pernah aku ikuti (karena ingin sehat, namun sudah 4-5 bulan aku stop dulu, karena urusan pekerjaan).

Hal yang menarik berkaitan dengan 'perguruan pernafasan (a.k.a bela diri)' tersebut adalah kemampuan mereka untuk memotong besi, tahan pukul, menjatuhkan beberapa orang sekaligus dengan satu gerakan, bla bla bla..

Kebetulan bulan lalu, April 2005, saat aku ada di client, diselenggarakan pengajian bulanan, dan topik yang diambil adalah bela diri, pernafasan + jin. Intinya, ustadz (bukan ustadz Sanusi lho;-) mengatakan bahwa hal-hal (ilmu kebal)tersebut BUKANLAH AJARAN ISLAM.

Keruan saja, pernyataan ini bagai 'genderang perang' bagi orang2 yang ikut dan sudah mendalami ilmu tersebut (ps: seseorang dikatakan sudah mengikuti ilmu tersebut apabila sudah mengikuti 'ritual' mereka untuk dibukakan titik2 yang berkaitan dengan aura, dst. Aku sendiri hingga saat ini belum pernah dibuka aura dan/sejenisnya, so, aku sih santai2 saja). Para pendukung ilmu tentu tidak ingin dikatakan bahwa apa yang mereka lakukan menyimpang dari Islam, di sisi lain sang ustadz tetap bersikukuh bahwa ajaran2 tersebut bertentangan Islam.

Logika yang dilontarkan oleh sang ustadz adalah apabila Rasululloh SAW menyetujui ilmu2 tersebut, maka Islam tidak akan pernah mengalami kekalahan, karena semua Muslimin sudah kebal, tidak perlu takut oleh sabetan pedang, dst dst. Tidak pernah ada orang mati syahid dalam peperangan, dan bahkan (mungkin) tidak akan pernah turun ayat yang menyatakan keutamaan jihad (mati di jalan ALLOH), karena pada ujung2nya kaum Muslimin akan menang dan tak terkalahkan.

Sang ustadz mengatakan bahwa pada saat seseorang dibuka aura-nya pada satu titik tertentu, maka mulai saat itu pula ada JIN yang menghuni titik tersebut dan akan menggantikan fungsi anggota tubuh di titik tersebut. Sebagai contoh, jika titik aura di tangan dibuka, maka Jin akan berperan sebagai tangan. Sehingga pada saat membelah besi, sebenarnya tangan Jin/Jin tersebut yang memotong besi, bukan tangan manusia ybs.

Beberapa artikel yang pernah dimuat di Era Muslim juga pernah memuat hal yang serupa. Ulama2 tersebut menyarankan agar mereka yang pernah terlibat hal2 seperti itu untuk dirukyah (dihilangkan ilmunya). Dan prosesnya tidak mudah...karena pada beberapa kasus, orang yang telah dirukyah malah makin 'kesetanan'.

Secara pribadi, aku mendukung ustadz tersebut, bahwa ilmu kebal bukanlah ajaran Islam. Hanya saja, aku pernah membaca di sebuah artikel, jika kita secara intensif membaca dzikir2 tertentu, maka ALLOH SWT akan memberikan keistimewaan. Hanya saja, aku masih tidak yakin dalam artian, seperti kata ustadz tadi, jika begitu, Islam tidak perlu mengalami kekalahan dalam peperangan.


Artikel Islam & Tenaga Dalam pertama ada disini

Pandangan Islam Tentang Tenaga Dalam

Sebelum menjelaskan pandangan Islam tentang ilmu ini, ketahuilah bahwa Islam adalah agama yang sempurna dalam seluruh aspek, baik dari sisi keilmuan dan peribadatan. Alloh berfirman : “ Pada hari ini (hari arofah tahun 9 H) telah Aku sempurnakan bagimu agamamu dan telah Aku engkapi nikmat-Ku atasmu dan Aku meridhoi Islam sebagai agamamu.” (QS. Al-Maidah 5:3)
Rosulullah diutus Allah Ta’ala dengan membawa ilmu yang bermanfaat dan amal sholih, sebagaimana firman Allah :
“Dia (Allah) yang mengutus Rasul-Nya dengan (membawa) petunjuk dan agama yang benar.” (QS. At-Taubah 9:33, al-fath 48, ash-Shof 61:9)
Imam Ibnu Katsir berkata : “ Petunjuk adalah apa yang dibawa beliau berupa berita-berita yang benar, keimanan yang benar dan ilmu yang bermanfaat. Maksud agama yang benar adalah amal-amal sholih yang benar lagi bermanfaat di dunia dan akhirat. (tafsir Ibnu Katsir: 2/425,cet. Dar al-Fikr).
Jadi dalam Islam telah terdapat penjelasan tentang ilmu yang bermanfaat yang membawa seseorang kepada keridhoan Allah dan mewujudkan ketentraman batin dan ketenangan jiwa serta keselamatan dunia dan akhirat. Juga penjelasan tentang ilmu yang tidak bermanfaat yang akan mencelakakan manusia dan larangan mempelajarinya.
Adapun ilmu yang bermanfaat itu adalah ilmu yang berdasarkan kepada al-Qur’an dan sunnah serta dipahami sesuai dengan pemahaman slafus sholih generasi terbaik umat ini.
Itulah hakekat ilmu yang bermanfaat yang seharusnya seorang muslim bersungguh-sungguh mempelajari dan memahaminya. Adapun seluruh keilmuan yang bertentangan dengan seluruh prinsip diatas maka ia adalah ilmu yang tidak bermanfaat dan dilarang untuk mempelajarinya. Sebab akan merusak dan menimbulkan dampak negative bagi penuntutnya dan orang lain, seperti ilmu ilmu sihir, ilmu hita, ilmu kebatinan dll.
Adapun pendangan Islam tentang ilmu tenaga dalam dan semisalnya, bisa disimpulkan secara global dan secara terperinci.
KRITIKAN SECARA GLOBAL TERHADAP ILMU TENAGA DALAM
Pertama : Ilmu tenaga dalam dan sejenisnya adalah ilmu yang bid’ah dan tidak ada landasan dari al-Qur’an dan Sunnah. Rasulullah tidak pernah mengajarkan kepada para sahabatnya. Padahal saat itu dibutuhkan kekuatan untuk berda’wah. Begitu pula pada masa pemerintahan Khulafar Rosyidin yang penuh dengan aktifitas jihad.
Mereka tidak pernah mengajarkan keilmuan tersebut kepada pasukan perang. Seandainya ilmu tenaga dalam dan sejenisnya adalah ilmu yang bermanfaat untuk pertahanan jiwa dan merobohkan kusuh dari jarak jauh, tentu telah diajarkan oleh Rasulullah kepada para sahabat dan diwariskan oleh sahabat kepada generasi sesudahnya. Akan tetapi hal itu sama sekali tidak pernah terjadi. Dengan demikian jelaslah kebathilan dan kesesatan ilmu tersebut.
Rasulullah bersabda :
“Barangsiapa yang membuat suatu yang baru dalam agama ini yang tidak ada (landasan) darinya maka ia tetolak.” Dalam riwayat lain “ Barangsiapa yang melakukan sesuatu amalan yang tidak ada landasannya dari perintah kami maka ia tertolak’ (HR. Bukhori dan Muslim)
Kedua : Ilmu ini berasal dari luar Islam. Tenaga dalam atau krachtologi tersusun dai kata krachtos yang berarti tenaga dan logos yang berarti ilmu. Ia sudah dikenal oleh orang-orang Mesir Kuno pada 4000SM. Dari Mesir, krachologi berkenbang ke Babylon, Yunani, Romawi dan Persia.
Di Persia tenaga semacam ini dinamakan Dacht. Dalam Dahtayana, disebutkan bahw pada suku Bukht dan Persia terkenal ilmu perang dinamakan dahtuz yaitu merobohkan musuh dari jarak jauh.
Para bangsawan Persia dilatih sejenis senam yang dilakukan lewat tengah malam agar mereka mempunyai tenagaDaht itu. Kemudian keilmuan tersebut terus dikembangkan sehingga menjadi suatu konsep untuk membangkitkan tenaga dalam dengan tekhnik pernapasan yang disertai dengan jurus-jurus tertentu.[1]

Hal ini memperkuat pernyataan diatas, bahwa ilmu ini adalah ilmu yang bid’ah dan tidak bermanfaat dalam agama Islam. Seandainya keilmuan tersebut dibolehkan tentu Allah akan menjelaskan kepada Rasul-Nya hakikat dan manfaatnya. Apalagi keilmuan tersebut sudah dikenal orang-orang Mesir kuno ribuan tahun sebelum masehi dan sebelum pengutusan Rasul. Dalam Peperangan Nabi tidak pernah juga diberitakan adanya pasukan kafir yang mampu mementalkan mujahidin yang berperang. Tidak ada juga dikisahkan adanya pasukan Romawi ketika bertempur dengan pasukan islam mampu mempergunakan Ilmu tenaga Dalamnya untuk mementalkan pasukan Islam.[2]
Dengan demikian kita tahu bahwa kebathilan dan kebohongan telah dilakukan sebagian perguruan tenaga dalam di tanah air dengan menamakan perguruan mereka dengan nama-nama Islami seperti : Bunga Islam, al-Barokah, al-Hikmah, al-Ikhlas, Hikmatul Iman, PIH Silatul Mukmin, dll. Ini adalah penipuan yang nyata, sebab tidak pernah dalam sejarah bahwa perguruan-perguruan tersebut menjadi “bunga” bagi Islam, menambah keberkahan dan mewujudkan keikhlasan serta keimanan yang benar bagi penuntutnya. Bahkan fakta membuktikan bahwa seluruh perguruan tenaga dalam merupakan sarana dan fasilitas untuk menebarkan kesesatan, bid’ah, kesyirikan, sihir, mistik dll.
Ketiga : Dalam ilmu tenaga dalam terdapat pokok kesesatan dan kesyirikan yang sangat banyak sebagaimana yang telah disebutkan diaats secara global.
Keempat : Diantara dampak negative ilmu tenaga dalam adalah hilangnya rasa tawakal para penuntunnya kepada Allah. Sebab mereka merasa telah memiliki kekebalan dan kekuatan luar biasa yang bisa merobohkan musuh dari jarak jauh, sehingga ia merasa tidak butuh pertolongan siapapun.
Kelima : Diantara kaidah yang digunakan untuk membangkitkan tenaga dalam adalah meditasi yaitu tafakur atau semedi. Ini adalah metode yang bid’ah yang tidak ada landasannya dari al-Qur’an dan sunnah. Bahkan meditasi adalah komponen dari banyak agama, dan telah dipraktekkan sejak jaman dahulu yang dikenal dalam bahasa sansekerta dengan (dhyana). Meditasi dalam salah satu aliran Budha Mahayana dikenal dengan istilah zen. [3] Aktifitas ini merupakan usaha antara yang membawa kesadara menuju samadi.[4]
Intinya adalah aktifitas perenungan yang berusaha untuk menyatukan jiwa dengan Tuhan yang dikenal dalam dunia tasawuf dengan istilah Ittihaad yakni Allah bersatu dengan makhluk. Maha suci Allah dari keyakinan yang kufur ini. Tidak diragukan lagi bahwa konsep dan ajaran yang seperti ini bertentangan dengan aqidah Islamiyah.
Itulah sumber pengambilan ilmu tenaga dalam yang  diajarkan oleh perguruan ilmu tenaga dalam yang berkembang dewasa ini. Hal ini akan menimbulkan dampak negatif bagi penuntutnya dan praktek kesesatan yang mistis.
Adapun “meditasi” atau tafakur yang disyari’atkan adalah taffakur tentang makhluk ciptaan Allah yang merupakan tanda-tanda kebesaran Allah dan keagungan-Nya. Hal ini akan memotifasi seseorang untuk mengagungkan Allah dan melaksanakan perintahn-Nya dan meninggalkan segala yang dilarang agama. Selain itu dalam tafakur tidak bolah ada prilaku bid’ah seperti menarik energi tertentu, konsentrasi pada titik diantara kedua mata (chakra ajna) untuk trawangan dll, semua itu adalah bentuk kesesatan.
Keenam : Kenyataan dilapangan menunjukkan bahwa orang-orang yang bergabung dalam perguruan tenaga dalam adalah orang-orang yang jauh dari pemahaman yang benar terhadap hakikat Islam dan tauhid. Jika ilmu tenaga Dalam itu adalah ilmu yang bermanfaat tentu orang-orang yang berpegang teguh dengan al-Qur’an dan loyal kepada Sunnah adalah orang-orang yang akan berada di barisan terdepan dalam mempelajarinya. Sebab agama memerintahkan kita untuk mempelajari ilmu yang bermanfaat.
Pandangan Islam Tentang Tenaga dalam - Postingan ini pertama kali dimuat di https://metafisis.net